Cara menjawab alasan ingin resign dari kantor sebelumnya dengan fokus pada pengembangan karir tanpa terkesan menjelekkan manajemen lama.
Hindari Menjelekkan Perusahaan dan Atasan Sebelumnya
Pertanyaan "Mengapa Anda ingin meninggalkan pekerjaan Anda saat ini?" adalah salah satu pertanyaan yang paling sering menjebak kandidat berpengalaman. Betapa pun buruknya kondisi kantor lama Anda, mencurahkan kekesalan di sesi wawancara akan membuat pewawancara menilai Anda sebagai pribadi yang negatif dan berpotensi menjadi sumber konflik (toxic) di masa depan.
3 Pendekatan Jawaban yang Positif & Diterima HRD:
- 1. Mencari Peluang Pengembangan Karir & Tantangan Baru: Jelaskan bahwa Anda telah mencapai banyak pencapaian di perusahaan saat ini dan sekarang siap memperluas lingkup tanggung jawab ke skala yang lebih besar.
Contoh: "Saya sangat bersyukur atas 3 tahun yang berharga di perusahaan terdahulu. Namun saat ini saya merasa siap untuk mengambil tantangan baru dalam skala proyek yang lebih kompleks dan peran kepemimpinan yang ditawarkan oleh posisi ini."
- 2. Penyesuaian Minat & Spesialisasi Karir: Arahkan jawaban pada ketertarikan Anda terhadap industri atau lini bisnis spesifik yang dimiliki perusahaan tujuan.
Contoh: "Latar belakang saya adalah teknik industri. Di kantor lama peran saya lebih ke arah administrasi pergudangan. Saya melamar di sini karena ingin menerapkan kompetensi teknis saya secara penuh di lini manufaktur perakitan otomotif."
- 3. Faktor Lokasi & Efisiensi Waktu Tempuh (Logis & Realistis): Jika perusahaan baru jauh lebih dekat dengan tempat tinggal, alasan ini sangat diterima karena efisiensi waktu perjalanan berkontribusi langsung pada stamina dan produktivitas kerja harian Anda.